Funny Dwi Widiani, Ni Kadek (2026) GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG DISMENOREA PRIMER DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA WIDYA SASTRA TARUNA SANUR. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Denpasar Jurusan Kebidanan 2026.
|
Text (Sarjana Terapan Kebidanan 2026)
Halaman Depan.pdf Download (410kB) |
|
|
Text (Sarjana Terapan Kebidanan 2026)
BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (214kB) |
|
|
Text (Sarjana Terapan Kebidanan 2026)
BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf Download (243kB) |
|
|
Text (Sarjana Terapan Kebidanan 2026)
BAB III KERANGKA KONSEP.pdf Download (104kB) |
|
|
Text (Sarjana Terapan Kebidanan 2026)
BAB IV METODE PENELITIAN.pdf Download (370kB) |
|
|
Text (Sarjana Terapan Kebidanan 2026)
BAB V Hasil Penelitian dan Pembahasan.pdf Restricted to Repository staff only Download (242kB) |
|
|
Text (Sarjana Terapan Kebidanan 2026)
BAB VI Simpulan dan Saran.pdf Download (91kB) |
|
|
Text (Sarjana Terapan Kebidanan 2026)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (303kB) |
|
|
Text (Sarjana Terapan Kebidanan 2026)
LAMPIRAN-LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Dismenorea merupakan masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas belajar. Kurangnya pengetahuan tentang dismenorea berpotensi menyebabkan penanganan yang tidak tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan remaja putri tentang dismenorea primer di SMP Widya Sastra Taruna Sanur. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 173 responden dipilih menggunakan teknik proportionale stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dismenorea primer yang mencakup pengertian, penyebab, tanda dan gejala, dampak, serta penanganan. Sebagian besar responden berusia 13 tahun (45,7%), berada pada kelas VII (52,0%), dan mengalami menarche pada usia 12 tahun (48,6%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik mengenai pengertian dismenorea (86,1%) dan penanganan dismenorea (63,6%). Pengetahuan mengenai tanda dan gejala dismenorea berada pada kategori cukup (90,2%), serta pengetahuan tentang dampak dismenorea berada pada kategori cukup (89,0%). Sementara itu, pengetahuan mengenai penyebab dismenorea sebagian besar berada pada kategori rendah (59,5%). Disimpulkan bahwa pengetahuan remaja putri tentang dismenorea primer masih belum merata, terutama pada aspek penyebab. Oleh karena itu, diharapkan sekolah dan tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi terkait penyebab, tanda gejala, dan dampak dismenorea primer pada remaja putri.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | dismenorea primer, pengetahuan, remaja putri |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RG Gynecology and obstetrics R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan > Prodi D4 |
| Depositing User: | Cinta Kalista Gusti Ayu Putu Diah |
| Date Deposited: | 17 Sep 2026 00:18 |
| Last Modified: | 17 Sep 2026 00:18 |
| URI: | http://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/id/eprint/23539 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

