Kasturi, Ida Ayu Mutiara Gayatri (2026) ASUHAN KEPERAWATAN BERSIHAN JALAN NAPAS TIDAK EFEKTIF DENGAN SLOW DEEP BREATHING DAN BATUK EFEKTIF PADA PASIEN PNEUMONIA DI RSUD KLUNGKUNG. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Denpasar Jurusan Keperawatan 2026.
|
Text (Karya Ilmiah Akhir Ners 2026)
Halaman Depan.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (Karya Ilmiah Akhir Ners 2026)
BAB I Pendahuluan.pdf Download (294kB) |
|
|
Text (Karya Ilmiah Akhir Ners 2026)
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf Download (477kB) |
|
|
Text (Karya Ilmiah Akhir Ners 2026)
BAB III Laporan Kasus Kelolaan Utama.pdf Restricted to Repository staff only Download (291kB) |
|
|
Text (Karya Ilmiah Akhir Ners 2026)
BAB IV Pembahasan.pdf Download (294kB) |
|
|
Text (Karya Ilmiah Akhir Ners 2026)
BAB V Penutup.pdf Download (307kB) |
|
|
Text (Karya Ilmiah Akhir Ners 2026)
Daftar Pustaka.pdf Download (257kB) |
|
|
Text (Karya Ilmiah Akhir Ners 2026)
Lampiran-lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
ASUHAN KEPERAWATAN BERSIHAN JALAN NAPAS TIDAK EFEKTIF DENGAN SLOW DEEP BREATHING DAN BATUK EFEKTIF PADA PASIEN PNEUMONIA DI RSUD KLUNGKUNG ABSTRAK Pneumonia merupakan infeksi saluran pernapasan akut yang menyerang paru-paru dan ditandai dengan adanya peradangan pada alveoli yang terisi cairan sehingga menyebabkan terbatasanya oksigen masuk ke paru-paru. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran asuhan keperawatan pada Ny. A dengan masalah bersihan jalan napas tidak efektif melalui intervensi slow deep breathing dan batuk efektif. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan metode studi kasus pada satu orang pasien pneumonia dengan diagnosis bersihan jalan napas tidak efektif yang dirawat di Ruang Kusamba RSUD Kabupaten Klungkung. Asuhan keperawatan dilakukan selama tiga hari. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengeluh sesak napas, batuk, dan sulit mengeluarkan dahak. Pasien tampak batuk tidak efektif, sputum berlebih, gelisah, terdengar ronki, dengan pola napas cepat dan dangkal, respirasi 25x/menit, dan saturasi oksigen 95% dengan nasal kanul 2 lpm. Pasien mendapatkan terapi Nebul Combivent 1 ampul, Ceftriaxone 1 x 2 gr (IV), Azitromycin 1 x 500 mg (PO), Metilprednisolon 2 x 62,5 mg (IV), Nebul Lasalcom tiap 8 jam, serta Acetylsistein (N-ACE) 3 x 200 mg (PO). Intervensi yang diberikan adalah terapi slow deep breathing dan batuk efektif. Hasil evaluasi menunjukkan perbaikan kondisi pasien, ditandai dengan berkurangnya sesak napas, sputum lebih mudah dikeluarkan, tidak terdengar ronkhi, serta frekuensi napas kembali normal menjadi 19 x/menit. Pasien juga tampak tidak gelisah. Terapi nonfarmakologi ini efektif membantu mengeluarkan sekret dan meningkatkan bersihan jalan napas pada pasien pneumonia. Diharapkan terapi slow deep breathing dan batuk efektif dapat menjadi alternatif intervensi untuk mengatasi bersihan jalan napas tidak efektif. Kata kunci: Pneumonia, Bersihan jalan napas, Slow deep breathing, Batuk efektif
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pneumonia, Bersihan jalan napas, Slow deep breathing, Batuk efektif Pneumonia, Airway clearance, Slow deep breathing, Effective cough |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Nurse |
| Depositing User: | Trisna Hadiningsih |
| Date Deposited: | 03 Jun 2026 06:47 |
| Last Modified: | 03 Jun 2026 06:47 |
| URI: | http://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/id/eprint/20063 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

