Pengaruh Terapi Musik Klasik Terhadap Penurunan Halusinasi Pendengaran Pada Pasien Skizofrenia Di Rumah Sakit Jiwa Manah Shanti Mahottama Tahun 2026

Sutami, Ni Putu Kerti (2026) Pengaruh Terapi Musik Klasik Terhadap Penurunan Halusinasi Pendengaran Pada Pasien Skizofrenia Di Rumah Sakit Jiwa Manah Shanti Mahottama Tahun 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Denpasar Jurusan Keperawatan 2026.

[img]
Preview
Text (Skripsi 2026)
Halaman Depan.pdf

Download (988kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Skripsi 2026)
BAB I Pendahuluan.pdf

Download (144kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Skripsi 2026)
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf

Download (469kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Skripsi 2026)
BAB III Kerangka Konsep.pdf

Download (261kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Skripsi 2026)
BAB IV Metode Penelitian.pdf

Download (402kB) | Preview
[img] Text (Skripsi 2026)
BAB V Hasil dan Pembahasan.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (329kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (Skripsi 2026)
BAB VI Simpulan dan Saran.pdf

Download (204kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Skripsi 2026)
Daftar Pustaka.pdf

Download (148kB) | Preview
[img] Text (Skripsi 2026)
Lampiran - Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP PENURUNAN HALUSINASI PENDENGARAN PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT JIWA MANAH SHANTI MAHOTTAMA TAHUN 2026 ABSTRAK Halusinasi pendengaran merupakan gejala yang sering dialami pasien skizofrenia dan dapat mengganggu fungsi sosial serta aktivitas sehari-hari. Terapi musik klasik merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang berpotensi membantu menurunkan halusinasi pendengaran. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh terapi musik klasik terhadap penurunan halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Manah Shanti Mahottama Tahun 2026. Penelitian menggunakan desain pra-eksperiment dengan rancangan one group pre-test post-test. Data dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Sampel berjumlah 45 subjek penelitian yang dipilih menggunakan purposive sampling. Tingkat halusinasi diukur menggunakan Auditory Hallucination Rating Scale (AHRS) sebelum dan setelah pemberian terapi musik klasik selama 15 menit setiap hari selama tujuh hari. Hasil penelitian menunjukkan halusinasi pendengaran sebelum diberikan terapi musik klasik sebagian besar mengalami halusinasi pendengaran kategori sedang sebanyak 35 orang (77.8%), halusinasi pendengaran setelah diberikan terapi musik klasik menunjukkan bahwa didapatkan hasil pada halusinasi ringan sebanyak (80%). Terapi musik klasik dapat memberikan pengaruh yang bermakna terhadap penurunan halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia dengan nilai p = 0.000 dan z = -5849. Terapi musik klasik dapat menurunkan gejala halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia sehingga dapat digunakan sebagai intervensi nonfarmakologis pendamping dalam pelayanan keperawatan jiwa. Kata kunci: skizofrenia, halusinasi pendengaran, AHRS, terapi musik klasik. THE EFFECT OF CLASSICAL MUSIC THERAPY ON REDUCING AUDITORY HALLUCINATIONS IN SCHIZOPHRENIA PATIENTS AT MANAH SHANTI MAHOTTAMA MENTAL HOSPITAL IN 2026 ABSTRACK Auditory hallucinations are a common symptom among schizophrenia patients and can impair social functioning and daily activities. Classical music therapy is a potential non-pharmacological intervention for reducing auditory hallucinations. This study aimed to determine the effect of classical music therapy on the reduction of auditory hallucinations in schizophrenia patients at Manah Shanti Mahottama Psychiatric Hospital in 2026. A pre-experimental design with a one-group pre-test post-test approach was employed. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test. The sample consisted of 45 subjects selected via purposive sampling. Hallucination levels were measured using the Auditory Hallucination Rating Scale (AHRS) before and after the administration of classical music therapy (15 minutes daily for seven days). The results showed that prior to therapy, the majority of patients (35 individuals or 77.8%) experienced moderate auditory hallucinations; following the therapy, 80% of patients exhibited mild auditory hallucinations. Classical music therapy had a significant effect on reducing auditory hallucinations in schizophrenia patients (p = 0.000; z = -5.849). As it effectively reduces auditory hallucination symptoms, classical music therapy can serve as a complementary non-pharmacological intervention in psychiatric nursing care. Keywords: schizophrenia, auditory hallucinations, AHRS, classical music therapy

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Skizofrenia, halusinasi pendengaran, AHRS, terapi musik klasik. Schizophrenia, auditory hallucinations, AHRS, classical music therapy
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan Keperawatan > Prodi D4
Depositing User: Sri widhiyantari Ni Luh Gede
Date Deposited: 21 Sep 2026 03:17
Last Modified: 21 Sep 2026 03:17
URI: http://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/id/eprint/22109

Actions (login required)

View Item View Item