KEDANG, MAGDALENA PIHO (2026) GAMBARAN KARAKTERISTIK IBU YANG MELAHIRKAN BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH TAHUN 2021-2025. Diploma thesis, JURUSAN KEBIDANAN.
|
Text (Skripsi 2026)
Halaman Depan.pdf Download (989kB) | Preview |
|
|
Text (Skripsi 2026)
BAB I Pendahuluan.pdf Download (134kB) | Preview |
|
|
Text (Skripsi 2026)
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf Download (161kB) | Preview |
|
|
Text (Skripsi 2026)
BAB III Kerangka Konsep.pdf Download (133kB) | Preview |
|
|
Text (Skripsi 2026)
BAB IV Metode Penelitian.pdf Download (152kB) | Preview |
|
|
Text (Skripsi 2026)
BAB V Hasil dan Pembahasan.pdf Restricted to Repository staff only Download (320kB) |
||
|
Text (Skripsi 2026)
BAB VI Simpulan dan Saran.pdf Download (115kB) | Preview |
|
|
Text (Skripsi 2026)
Daftar Pustaka.pdf Download (236kB) | Preview |
|
|
Text (Skripsi 2026)
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Data UPTD Puskesmas Boru menunjukkan kejadian BBLR tahun 2021 sebanyak 34 bayi (15%) dari 226 kelahiran hidup, tahun 2022 sebanyak 24 bayi (11,5%) dari 208 kelahiran hidup, tahun 2023 sebanyak 12 bayi (6,77%) dari 177 kelahiran hidup, kemudian meningkat pada tahun 2024 menjadi 14 bayi (8,91%) dari 157 kelahiran hidup dan tahun 2025 sebanyak 14 bayi (9,85%) dari 142 kelahiran hidup. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran karakteristik ibu yang melahirkan bayi BBLR berdasarkan usia ibu, paritas, jarak kehamilan, usia gestasi, LiLA, kadar hemoglobin, dan IMT di wilayah kerja Puskesmas Boru tahun 2021–2025. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Boru pada bulan Maret–April 2026. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang melahirkan bayi BBLR yang tercatat pada register kohort tahun 2021–2025 dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan format pengumpulan data dan dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan dari 98 ibu yang melahirkan BBLR sebagian besar berusia 20–35 tahun (66,3%), paritas multi (46,9%), usia gestasi 37–42 minggu (86,7%), jarak kehamilan 2–10 tahun (45,9%), LiLA KEK (63,3%), anemia (68,4%), dan IMT kurang (62,2%). Disarankan bagi tenaga kesehatan agar melakukan peningkatan kualitas ANC, edukasi gizi, dan pemantauan ibu risiko tinggi untuk mencegah BBLR. Kata kunci : Gambaran, karakteristik, ibu hamil, BBLR
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Gambaran, karakteristik, ibu hamil, BBLR |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan > Prodi D4 |
| Depositing User: | kedang magdalena |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 02:17 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 02:17 |
| URI: | http://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/id/eprint/22236 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

