Devi, Ni Kadek Diah Ari Chandra (2026) ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny.S DENGAN KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH: HIPERGLIKEMIA AKIBAT DIABETES MELITUS TIPE II DI RSUD SANJIWANI GIANYAR TAHUN 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Denpasar Jurusan Keperawatan.
|
Text (Karya Tulis Ilmiah 2026)
Halaman Depan.pdf Download (451kB) |
|
|
Text (Karya Tulis Ilmiah 2026)
BAB I Pendahuluan.pdf Download (200kB) |
|
|
Text (Karya Tulis Ilmiah 2026)
Bab II Tinjau dan Pustaka.pdf Download (344kB) |
|
|
Text (Karya Tulis Ilmiah 2026)
BAB III Hasil dan Pembahasan.pdf Download (291kB) |
|
|
Text (Karya Tulis Ilmiah 2026)
BAB IV Simpulan dan Saran.pdf Download (172kB) |
|
|
Text (Karya Tulis Ilmiah 2026)
Daftar Pustaka.pdf Download (196kB) |
|
|
Text (Karya Tulis Ilmiah 2026)
Lampiran Lampiran.pdf Download (971kB) |
Abstract
NURSING CARE FOR Mrs. S WITH BLOOD GLUCOSE LEVEL INSTABILITY: HYPERGLYCEMIA DUE TO TYPE II DIABETES MELLITUS AT SANJIWANI GIANYAR HOSPITAL 2026 ABSTRACT Type 2 diabetes mellitus is a chronic disease that disrupts the entire body system due to insufficient insulin production or suboptimal insulin action. The increasing prevalence, especially in Bali, indicates the importance of providing education and nursing actions, such as hyperglycemia management, to prevent complications and reduce the incidence of the disease. This case report aims to implement nursing care in managing unstable blood glucose levels in patients with type 2 diabetes mellitus. This case report uses a descriptive method in the Ayoya Room, 2nd Floor, Sanjiwani Hospital, focusing on one patient with unstable blood glucose levels (hyperglycemia). The case report was conducted on the patient, Mrs. S, aged 64 years, with hyperglycemia and a blood glucose level of 332 mg/dL. The diagnosis formulated was unstable blood glucose levels and the interventions given were hyperglycemia management as the primary intervention and dietary education as a supporting intervention. After being treated for 4 days, the evaluation results showed that the patient's body was no longer weak, his mouth was no longer dry, his thirst had decreased, and his blood glucose levels had improved to 200 mg/dL, so that the nursing problem of unstable blood glucose levels was resolved and the patient's condition was maintained by observing blood glucose levels and collaborating with insulin administration. Keywords: Type II Diabetes Mellitus, Hyperglycemia, Instability of Blood Glucose Levels, Nursing Care. ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny.S DENGAN KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH: HIPERGLIKEMIA AKIBAT DIABETES MELITUS TIPE II DI RSUD SANJIWANI GIANYAR TAHUN 2026 ABSTRAK Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang menggangu seluruh sistem tubuh akibat produksi insulin yang tidak mencukupi atau kerja insulin yang tidak optimal. Peningkatan prevalensi khususnya di Bali menandakan pentingnya pemberian edukasi serta tindakan keperawatan, seperti manajemen hiperglikemia, untuk mencegah komplikasi dan mengurangi angka kejadian penyakit. Laporan kasus ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan keperawatan dalam menangani ketidakstabilan kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe 2. Laporan kasus ini menggunakan metode deskritif di Ruang Ayoya Lantai 2 RSUD Sanjiwani dengan fokus pada satu pasien dengan ketidakstabilan kadar glukosa darah hiperglikemia. Laporan kasus dilakukan pengkajian pada pasien Ny.S, berusia 64 tahun, dengan hiperglikemia dan kadar glukosa darah 332mg/dL. Diagnosis yang dirumuskan adalah ketidakstabilan kadar glukosa darah dan intervensi yang diberikan adalah manajemen hiperglikemia sebagai intervensi utama dan edukasi diet sebagai intervensi pendukung. Setelah dirawat selama 4 hari hasil evaluasi didapatkan pasien mengatakan badan sudah tidak lemas, mulut sudah tidak kering, haus berkurang dan kadar glukosa darah membaik 200 mg/dL sehingga masalah keperawatan ketidakstabilan kadar glukosa darah teratasi dan pertahankan kondisi pasien dengan observasi kadar glukosa darah dan kolaborasi pemberian insulin Kata Kunci: Diabetes Melitus Tipe II, Ketiakstabilan Kadar Glukosa Darah Hiperglikemia, Asuhan Keperawatan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Type 2 diabetes mellitus is a chronic disease that disrupts the entire body system due to insufficient insulin production or suboptimal insulin action. The increasing prevalence, especially in Bali, indicates the importance of providing education and nursing actions, such as hyperglycemia management, to prevent complications and reduce the incidence of the disease. This case report aims to implement nursing care in managing unstable blood glucose levels in patients with type 2 diabetes mellitus. This case report uses a descriptive method in the Ayoya Room, 2nd Floor, Sanjiwani Hospital, focusing on one patient with unstable blood glucose levels (hyperglycemia). The case report was conducted on the patient, Mrs. S, aged 64 years, with hyperglycemia and a blood glucose level of 332 mg/dL. The diagnosis formulated was unstable blood glucose levels and the interventions given were hyperglycemia management as the primary intervention and dietary education as a supporting intervention. After being treated for 4 days, the evaluation results showed that the patient's body was no longer weak, his mouth was no longer dry, his thirst had decreased, and his blood glucose levels had improved to 200 mg/dL, so that the nursing problem of unstable blood glucose levels was resolved and the patient's condition was maintained by observing blood glucose levels and collaborating with insulin administration. Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang menggangu seluruh sistem tubuh akibat produksi insulin yang tidak mencukupi atau kerja insulin yang tidak optimal. Peningkatan prevalensi khususnya di Bali menandakan pentingnya pemberian edukasi serta tindakan keperawatan, seperti manajemen hiperglikemia, untuk mencegah komplikasi dan mengurangi angka kejadian penyakit. Laporan kasus ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan keperawatan dalam menangani ketidakstabilan kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe 2. Laporan kasus ini menggunakan metode deskritif di Ruang Ayoya Lantai 2 RSUD Sanjiwani dengan fokus pada satu pasien dengan ketidakstabilan kadar glukosa darah hiperglikemia. Laporan kasus dilakukan pengkajian pada pasien Ny.S, berusia 64 tahun, dengan hiperglikemia dan kadar glukosa darah 332mg/dL. Diagnosis yang dirumuskan adalah ketidakstabilan kadar glukosa darah dan intervensi yang diberikan adalah manajemen hiperglikemia sebagai intervensi utama dan edukasi diet sebagai intervensi pendukung. Setelah dirawat selama 4 hari hasil evaluasi didapatkan pasien mengatakan badan sudah tidak lemas, mulut sudah tidak kering, haus berkurang dan kadar glukosa darah membaik 200 mg/dL sehingga masalah keperawatan ketidakstabilan kadar glukosa darah teratasi dan pertahankan kondisi pasien dengan observasi kadar glukosa darah dan kolaborasi pemberian insulin |
| Subjects: | L Education > L Education (General) R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Prodi D3 |
| Depositing User: | Maharani Cantika |
| Date Deposited: | 26 May 2026 06:34 |
| Last Modified: | 26 May 2026 06:34 |
| URI: | http://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/id/eprint/19721 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

