IMPLEMENTASI EDUKASI LATIHAN FISIK (WALKING EXERCISE) PADA MASALAH KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2

Andasari, I Luh De Ayu (2024) IMPLEMENTASI EDUKASI LATIHAN FISIK (WALKING EXERCISE) PADA MASALAH KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Denpasar Jurusan Keperawatan 2024.

[img] Text (Karya Tulis Ilmiah 2024)
Halaman Depan.pdf

Download (471kB)
[img] Text (Karya Tulis Ilmiah 2024)
BAB I Pendahuluan.pdf

Download (150kB)
[img] Text (Karya Tulis Ilmiah 2024)
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf

Download (192kB)
[img] Text (Karya Tulis Ilmiah 2024)
BAB III Metode Studi Kasus.pdf

Download (164kB)
[img] Text (Karya Tulis Ilmiah 2024)
BAB IV Hasil dan Pembahasan.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (204kB) | Request a copy
[img] Text (Karya Tulis Ilmiah 2024)
BAB V Simpulan dan Saran.pdf

Download (130kB)
[img] Text (Karya Tulis Ilmiah 2024)
Daftar Pustaka.pdf

Download (124kB)
[img] Text (Karya Tulis Ilmiah 2024)
Lampiran-Lampiran.pdf

Download (1MB)

Abstract

IMPLEMENTASI EDUKASI LATIHAN FISIK (WALKING EXERCISE) PADA MASALAH KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS II DENPASAR BARAT KOTA DENPASAR ABSTRAK Ketidakstabilan kadar glukosa darah merupakan suatu kondisi variasi kadar glukosa darah akan mengalami kenaikan atau penurunan dari rentang kadar glukosa darah yang normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses efektivitas terapi Walking Exercise untuk menurunkan kadar glukosa darah. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian studi kasus dengan metode deskriptif. Subjek yang digunakan seorang pasien yang menderita Diabetes Melitus Tipe 2 dengan masalah keperawatan ketidakstabilan kadar glukosa darah (hiperglikemia). Proses pengumpulan data melalui wawancara langsung dan observasi. Pasien mengalami peningkatan kadar glukosa darah. Diagnosis keperawatan adalah ketidakstabilan kadar glukosa darah. Intervensi yang diberikan adalah manajemen hiperglikemia dan edukasi latihan fisik Walking Exercise selama 3 x 30 menit. Setelah dilakukan tiga kali implementasi kondisi pasien membaik dengan hasil rata-rata pemeriksaan kadar glukosa darah sebelum diberikan terapi adalah 187,33 mg/dL dan rata-rata pemeriksaan kadar glukosa darah seteleh diberikan terapi adalah 165,33 mg/dL. Pasien mengatakan sebelumnya tidak mengetahui tentang terapi Walking Exercise,namun sekarang pasien sudah mengetahui terapi Walking Exercise. Kesimpulan bahwa terapi Walking Exercise efektif untuk menurunkan kadar glukosa darah.Saran agar pasien mampu menerapkan secara mandiri terapi Walking Exercise yang telah diajarkan secara rutin. Kata kunci : Ketidakstabilan Glukosa Darah, Walking Exercise

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Ketidakstabilan Glukosa Darah, Walking Exercise
Subjects: L Education > L Education (General)
R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan Keperawatan > Prodi D3
Depositing User: Keperawatan 31D3
Date Deposited: 17 Jul 2024 05:19
Last Modified: 17 Jul 2024 05:19
URI: http://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/id/eprint/12694

Actions (login required)

View Item View Item